
PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING
Penurunan prevalensi stunting pada balita adalah agenda utama Pemerintah RI. Sekretariat Wakil Presiden mengkoordinasikan upaya percepatan pencegahan stunting agar konvergen, baik pada perencanaan, pelaksanaan, termasuk pemantauan dan evaluasinya di berbagai tingkat pemerintahan, termasuk desa. Setwapres mendorong keterlibatan semua pihak dalam percepatan pencegahan stunting agar prevalensi turun hingga 14% pada 2024 nanti.
PREVALENSI STUNTING NASIONAL
27,7%
Sumber Data: SSGBI, 2019
TERPOPULER

Perkawinan Anak dan Kesehatan Remaja Jadi Faktor Pendongkrak Tingginya Angka Stunting
Stranas Stunting mengidentifikasi remaja putri sebagai kelompok sasaran penting, disamping ibu hamil dan anak usia 0 – 23 bulan. Data Riskesdas 2018 menunjukan 25,7% remaja usia 13–15 tahun mengalami stunting dan 26,9% remaja stunting berusia 16–18 tahun. Selain itu,...

Lokakarya Penguatan Intervensi Remaja untuk Percepatan Pencegahan Stunting
Pemerintah saat ini terus berupaya untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting sesuai dengan sasaran dalam RPJMN 2020-2024 sebesar 14% pada akhir tahun 2024. Selanjutnya, Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting) telah menetapkan...

Indeks Khusus Penanganan Stunting 2018-2019
Badan Pusat Statistik mengumumkan Indeks Khusus Penanganan Stunting (IKPS) menurut Provinsi, Periode 2018-2019, Rabu (30/9). Dalam indeks tersebut diketahui terjadi kenaikan sebesar 2,16 poin dari tahun 2018 ke 2019. Jika sebelumnya ditahun 2018 nilai IKPS sebesar...

Komitmen Peningkatan Kualitas PAUD dalam Pencegahan Stunting di Masa Pandemi
Persoalan stunting bukan sekedar masalah kesehatan dan gizi yang buruk tapi juga aspek tak langsung penyebab lainnya. Oleh karena itu, intervensi untuk mencegah stunting bukan hanya terkait dengan Kesehatan dan gizi, tetapi juga dengan bidang lainnya. Pendidikan Anak...

Tekankan Collaborative Working untuk Atasi Stunting
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa masalah stunting di Indonesia bersifat multidimensi, mulai dari aspek kesehatan, sanitasi, keluarga, bahkan hingga perumahan. Penanganan stunting melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah...
BERITA TERKINI
DASHBOARD MONEV

Dalam upaya percepatan pencegahan stunting. Setwapres memperoleh mandat untuk memastikan pencapaian tujuan dari Pilar 5 yaitu membangun sistem pemantauan dan evaluasi terpadu dari semua program prioritas yang terdiri dari intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Sebagai realisasinya, maka TP2AK di Setwapres bertugas mengkompilasi semua data program dari KL terkait untuk kemudian diolah dan ditampilkan dalam dashboard permantauan terpadu.
Dashboard yang dikembangkan oleh Setwapres berfungsi sebagai alat pantau dan evaluasi perkembangan program bagi para pemangku kepentingan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan bahkan desa.
Kedepan diharapkan adanya kesinambungan dari fungsi sistem pemantauan dan evaluasi terpadu ini yang mendukung penentuan kebijakan yang berbasis data segala tingkat administratif.
PUSAT PEMBELAJARAN
Menurut Stranas Stunting, untuk mempercepat proses pembelajaran digunakan beberapa instrumen seperti rembuk stunting tahunan, forum inovasi dan praktik baik tahunan di tingkat nasional, kelompok pakar, pembelajaran horisontal (peer-to-peer learning dan knowledge hub) serta pemantauan langsung ke Kabupaten/kota prioritas.
Berbagai produk pengetahuan yang dihasilkan perlu dikelola dan disebar melalui sistem daring dan pertemuan-pertemuan untuk pembelajaran dan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam melakukan Aksi Konvergensi/Integrasi serta melibatkan peserta dari lintas sektor termasuk masyarakat madani.



